Sabtu, 10 Juli 2010

TEKNOLOGI TEPAT GUNA (TTG)

TEKNOLOGI TEPAT GUNA:
usaha memperbaiki teknologi yang ada di suatu masyarakatarakat dan perbaikan itu ditunjukan untuk memenuhi pemenuhan kebutuhan masyarakat yang semakin mningkat.
penerapan TEKNOLOGI TEPAT GUNA juga harus mempertimbangkan keadaan alam sekitrnya, dalam hal ini dampak lingkugan yang disebabkanya harus lebih kecil dbndingkan dengan teknolgi tradisionl / maju(depkes RI 1988)

TEKNOLOGI TEPAT GUNA:
teknlogi yang sedrhana dalam arti dapat dbuat oleh masyarakat tradisionl, memakai bahan yang banyak diperoleh di tempat masyarakat tersebut/ sangat sedkit memakai bahan bantuan luar dan murah. pada hakekatnya TEKNOLOGI TEPAT GUNA bukan teknolgi tradisional, tetapi selangkah lebih maju dan teknolgi tersebut terjangkau oleh kemampuan masyarakat (depkes RI 1996)

TEKNOLOGI TEPAT GUNA:
suatu cara / teknlogi untuk mmberdayakan potensi yang ada di suatu daerah sehingga potensi tersebut menjadi komoditi dan dapat mnaikan taraf hidup masyarakat didaerh tersebut, dibuat dengan teknlogi yang sederhena,dan mudah dlakukan oleh semua lapisan masyarakat (ir.m.arief 2001)

SYARAT2 TEKNOLOGI TEPAT GUNA:
biaya murah,mudah dbangun, mudah dirawat,berdaya guna dan berhsil guna, tidak menimbulkan kecilakaan bagi pengguna, tidak menimbulkan pencemaran lingkungan hidup dipemukiman sekitar ,dapat mencapai tujuan pemeliharaan kesehatan lingkungan khusunya mencegah penyakit menular dimasyarakat.

SIKLUS AIR:
penguapan(evaporasi oleh laut, danau sungai dan transpirasi hasil proses biologis manusia, hewan, tumbuh2an).
Air yang mnguap (evapotranspirasi naik keatas sampai pada suatu titik dimana suhu udara sama dengann suhu uap air tersebut. Uap air akan ngalami kondensasi /pengembunan sehingga terbentuk titik2 air sebagai hujan(presipitasi). dan turun k bumi. Air hujan akan masuk sebagian kedalam tanah (infiltrasi) sebagai air tanah / ground water yang dapat muncul ke permukaan sebagai mata air dan sebagaiian men€galir ke sungai,danau,laut.

MANFAAT SIKLUS AIR:
1. air angkasa (hujan / soft water salju, es), pH asam (mudah berkarat), lunak /soft karena tidak mengandung mineral, korosit CO2, dari segi bakteriologis lebih bersih(tergantung tempat penampungnnya, alternative lain bila tidak ada
2. air tanah (mata air, air tanah bebas dan air tanah tertekan), bebas dari bakteri pathogen, pada umumnya dapat dipakai tanpa pngolehan, dekat pemukiman penduduk ,praktis dan ekonomis.
KRUGIAN: sring mngandung mineral Fe Mangan, Ca dan lain lain. Kdengan 2 membtuhkan pemompaan.
3. air permukaan(sungai danau, waduk), kualitasnya jelek, air yang kurang bagus dikonsumsi langsung perlu pengolahan dulu. Biasanya pada membuang limbah industri .

Jenis2 sarana Air Bersih:
air hujan (PAH, Infiltration gal),
air permukaan (slowsand filter, perpipaan, inf.Gal, air tanah(SGL,SPTIDAK
TEKNOLOGI PENYADAPAN AIR TANAH:
1. sumur gali(SGL) dibuat dengann cara menggali tanah sampai pada lapisan aquifer (pembawa air), sebaiknya dibuat pada akhir musim kemarau yang merupakan kondsi muka air tanah paling rendah, makin besar diameter sumur, debit air makin banyak, SGL harus tiap hari dpakai kalau tidak akan terjadi dekomposisi
Cara ukur debit Q=Vxt atau Q = π . r2x 0,3 m (π = 22/7 atau 3,14)
SGL debit 5L/menit. Perorg/hari = 100 Liter, berapa orang dapat menggunakan SGL tersebut?
1 jam = 60 menit. 24 jam = 1440 menit. Debit/hari = 1440 x 5 L = 7200 L. 1 org=100L=72 org.
Sebuah SGL m.a.t -7 m musim hujan, kemarau -10, cb pilihkan sebuah pompa listrik agar pada musim hujan dan kemarau air dapat naik. upaya menaikan air ke tower 10 mmt
Total head=Delivery total + suction = (10+3) + 7 = 20.


SPT-DK sumur pompa tangan dangkal:cylinder dan penghisap berada diatas muka air tanah /diatas muka tanah. Kemampuan teknologi ini dipengaruhi oleh tekanan setempat
SPTDK idealnya hanya mampu menaikn air paling dalam 7m. cara nya dengann di bor, bila tanah mudah longsor gunakan alat bntu pipa casing, selesai di boor, air dipompa sampai bersih, dan pompa / peralatan lain dipasang. Sampai ke pembuatan lantai sumur dan dilakukan desinfektasi dengann mnuangkan larutan kaporit ke dalam pompa sumur. Energi yang dbutuhkan 1 stroke 0,1 HP (75 watt)

2. SPT-DL:sumur pompa tangan dalam: cylinder dan penghisap terendam dalam air aquifer.mampu menaikan air sedalam minum 180 m. apabila diameter internal dan panjng cylinder=2X12 inch=51X305mm,
maka kpasitas pompa=0,3 liter/stroke sedang bila diameter internal dan panjang cylinder diperbesar jadi 3 X 16 inch = 76 X 406 mm, maka kapasitas pompa 1,1 L/stroke.

3. artesis: positif bila air tersebut dapat naik dan keluar ke atas permukaan muka tanah.dan NEGATIV bila air tersebut dapat naik tapi tidak sampai keluar atas muka tanah, dapat dinaikan dengann menggunakan teknologi SPTDK, SPTDL, summersible pump. Kemudian dilakukan desinfektasi dengann menuangkan larutan kaporit

4. PMA: perlindungan mata air: teknologi pmanfaatan air tanah/spring dengann tujuan menurunkan resiko pencemaran dari kondisi lingkungan terhadap sumber air. bangunan dilengkpi dengann manhole(lubang pmeriksaan, ventilasi pipa over-flow,pipa penguras danbbrapa kran ssuai dengann kbtuhandandidesinfektasi dengann larutan kaporit.


5. PMA dan perpipaan: sama dengann PMA hanya debitnya besar symtem ini masih ditambah dan dilengkpi dengann bangunan sesuai dengann kperluan, pipa transmisi, pipa distribusi, pipa service (yang masuk ke rumah penduduk / pelanggan). system distribusi terbuka (ada bagian deadend) dan system tertutup (semua pipa distribusi menyatu tanpa adanya bagiaan dead end). desinfektasi dengann menuangkan larutan kaporit.

HYDRAULIC RAM:
pompa air yang bekerja tanpa menggunakan motor / tambahan energi dari luar (BBM) yaitu pompa yang bkrja dengann menggunkan tenaga air itu sendiri.
Otomatis.dengann menggunakan tenaga air yang jatuh dari ketinggian tertentu, maka pompa Hydram akan dapat menaikan air ke tempat yang lebih tinggi.

PRINSIP KERJA HYDRAM:
bekerja secara otomatis dengann mmanfaatkan sejumlah besar air yang jatuh dari ketinggian tertentu yang selanjutnya disalurkan dalam pipa. Suatu proses merubah energi kinetic aliran air dengann kcepatan tertentu akibat adanya selisih tinggi (beda tinggi) sehingga menjadi tekanan dinamik yang menyebabkan water hammer (palu air) shingga menimbulkan tekanan yang tinggi dalam badan pompa, jadi palu air (tekanan dinamik) adalah merupakan efek yang timbul karena adanya aliran air yang tertutup secara tiba2.

MENGHITUNG EFISIENSI:
besar kecilnya efisiensi tergantung factor2 kehilangan energi air karena: gesekan dalam pompa, kebocoran pompa, kcepatan yang keluar melalui katup limbah dan air yang terbuang. Cara untuk menghitung efisiensi:
1. persamaan efisiensi Rankine.
2. D-aubuisson.
a. rankine Mr=W2 (H-h)/(W1+W2)h X 100%
Mr (efisiensi rankine %),
H (tinggi vertical antara hydram dengann lubang pngeluaran dalam meter),
h(tinggi vertical antara hydram dengann tinggi permukaan air dalam tangki pemasukan dalam meter),
W1 ( debit air yang terbuang melalui katup limbah (L/menit),
W2(hasil pemompaan/debit air (L/menit)

b. D-aubuison MA = W2H / (W1+W2)h X 100%
MA (efisiensi D aubuison%),
H(tinggi vertical antara hydram dengann lubang pngeluarn pipa pngantar),
h ( tinggi vertical antara hydram dengann tinggi permukaan air dalam tangki pemasukan),
W1 ( debit air yang terbuang mlalui katup limbah) W2 ( debit air hasil pemompaan.

EFISIENSI HYDRAM
paling ideal adalag 60-75% hal ini dsebabkan oleh faktor2 pembatas yang berupa: gesekan antara aliran air dengann pipa, hilangnya kecepatan besar terbuangnya air melalui katup limbah, kebocoran2 pipa / sambungan pipa kurang rapat.

KEUNTUNGAN HYDRAM:
tidak membtuhkan tambahan energii dr luar, baik berupa bahan bakar minyak / listrik, biaya operasi murah, tidak memerlukan pelumas, dapat dibuat dengann perlngkapan yang sderhana dan tidak membtuhkan ketampilan teknis yang tinggi.

SSF (SLOW SAND FILTER):
syarat tidak ada pestisida (karena susah diuraikan), semua bahan yang digunakan dalam SSF harus dicuci dulu.

Proses purifikasi SSF:
(a) air baku masuk dibagian atas lapisan pasir yang merupakan reservoir setinggi 1-1,5m. air akan tinggal disana slma 3-12jam, tergantung kecepatan filtrasi, butirn2 yang berat akan mengendap (sedimentasi) yang ringan naik ke atas (Flotation) dan yang tidak bisa ke atas / bawah (koloid). dengann pengaruh matahari algae akan tumbuh mengabsorsi CO2, nitrat, pospat dan nutrient dan membentuk sel2 baru+O2. O2 akan larut dalam air dan breaksi secara kimiawi dengan bahan2 organik(schmutdecke).

(b) proses absorbsi terjadi pada setiap permukaan butiran pasir, selama air melewati lapisan pasir, maka setiap butiran, bkteri dan virus mengalami kontak dengann permukaan pasir dan membentuk lapisan schmutdecke tapi tidak mengandung partikel2 besar dan algae, lapisan ini sampai ketebalan 40 cm.

BAGIAN2 PTIG SSF:
reservoir supernatant air, filter bed, filter bottondanunderdrainage system, filter control system.

SeBeLuM DSAIN SSF: jumlah konsumen (5,10,20 tahun mendatang) rata2 konsumsi / capita / hari, kebutuhan air untuk industri, pdagangan, fasilitas umum dsb, wastage (kebocoran 20-30%), peak flows.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar